Selasa, 29 November 2011

RETENSIO PLASENTA


Retensio Plasenta dan Plasenta Manual
Plasenta manual merupakan tindakan operasi kebidanan untuk  melahirkan retensio plasenta. Eknik operasi plasenta manual tidaklah sukar, tetapi harus diperkirakan bagaimana persiapkan agar tindakan tersebut dapat menyelamatkan jiwa penderita.
Kejadian retensio plasenta berkaitan dengan :
  1. Grandemultipara dengan implantasi plasenta dalam bentuk plasenta adhesive.plasenta akreta. Plasenta inkreta dan plasenta perkreta.
  2. Mengganggu kontraksi otot rahim dan menimbulkan perdarahan.
  3. Retensio plasenta tanpa perdarahan dapat diperkirakan :
v     Darah penderita terlalu banyak hilang.
v     Keseimbangan baru berbentuk bekuan darah, sehingga perdarahan tidak terjadi.
v     Kemungkinan implantasi plasenta terlalu dalam.
  1. Plasenta manual dengan segera dilakukan :
v     Terdapat riwayat perdarahan postpartum berulang.
v     Terjadi perdarahan postpartum melebihi 400 cc
v     Pada pertolongan persalinan dengan narkosa.
v     Plasenta belum lahir setelah menunggu selama setengah jam.
 plasenta manual dalam keadaan darurat dengan indikasi perdarahan di atas 400 cc dan teriadi retensio plasenta (setelah menunggu ½ jam). Seandainya masih terdapat kesempatan penderita retensio plasenta kdapat dikirim ke puskesmas atau rumah sakit sehingga mendapat pertolongan yang adekuat.
Dalam melakukan rujukan penderita dilakukan persiapan dengan memasang infuse dan memberikan cairan dan dalam persalinan diikuti oleh tenaga yang dapat memberikan pertolongan darurat.
Plasenta Manual
Persiapan plasenta manual :
v     Peralatan sarung tangan steril
v     Desinfektan untuk genitalia eksterna
Teknik.
v     Sebaiknya dengan narkosa
v     Desinfektan untuk genitalia eksterna. Tangan kanan dimasukkan secara obsteris samapi mencapai tepi plasenta dengan menelusuri tali pusat.
v     Tepi plasenta dilepaskan dengan bagian ulnar tangan kanan sedangkan tangan kiri menahan fundus uteri sehingga tidak terdorong ke atas.
v     Setelah seluruh plasenta dapat dilepaskan. Maka tangan dikeluarkan bersama dengan plasenta.
v     Dilakukan eksplorasi untuk mencari sisa plasenta atau membrannya. Kontraksi uterus ditumbulkan dengan memberikan uterotonika.
v     Perdarahan diobservasi.
Bagaimana sikap bidan berhadapan dengan retensio plasenta ? badan hanya diberikan kesempatan untuk melakukan

Rabu, 23 November 2011

FERTILISASI

Proses Pembuahan Atau Fertilisasi

Pembuahan adalah proses peleburan antara satu sel sperma dan satu sel ovum yang sudah matang. Proses pembuahan ini terjadi di bagian saluran Fallopii yang paling lebar. Sebelum terjadi poses pembuahan, terjadi beberapa proses sebagai berikut.
Ovum yang telah masuk akan keluar dari ovarium. Proses tersebut dinamakan ovulasi. Ovum yang telah masak tersebutakan masuk ke saluran Fallopii. Jutaan sperma harus berjalan dari vagina menuju uterus dan masuk ke saluran Fallopii. Dalam perjalanan itu, kebanyakan sperma dihancurkan oleh mukus (lendir) asa di dalam uterus dan saluran Fallopii. Di antara beberapa sel sperma yang bertahan hidup, hanya satu yang masuk menembus membran ovum. Setelah terjadi pembuahan, membran ovum segera mengeras untuk mencegah sel sperma lain masuk.
Hasil pembuahan adalah zigot. Kemudian mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai berikut:
  1. Zigot membelah menjadi 2 sel, 4 sel, dan seterusnya.
  2. Dalam waktu bersamaan lapisan dinding dalam uterus menjadi tebal seperti spons, penuh dengan pembuluh darah, dan siap menerima zigot.
  3. Karena kontraksi oto dan gerak silia diding saluran Fallopii, zigot menuju ke uterus dan menempel di dinding uterus untuk tumbuh dan berkembang.
  4. Terbentuk plsenta dan tali pusat yang merupakan penghubung antara embrio dan jaringan ibunya. Fungsi plasenta dan tali pusat adalah mengalirkan oksigen dan zat-zat makanan dari ibu ke embrio, serta menglirkan sisa-sisa metabolisme dari embrio ke peredana darah ibunya.
  5. Embrio dikelilingi cairan amnion yang berfungsi melindungi embrio dari bahaya benturan yang mungkin terjadi.
  6. Embrio berusaha empat minggu sudah menunjukkan adanya pertumbuhan mata, tangan, dan kaki.
  7. Setelah berusia enam minggu, embrio sudah berukuran 1,5 cm. Otak, mata, telinga, dan jantung sudah berkembang. Tangan dan kaki, serta jari-jarinya mulai terbentuk.
  8. Setelah berusia delapan minggu, embrio sudah tampak sebagai manusia dengan organ-organ tubuh lengkap. Kaki, tangan, serta jari-jariny telah berkembang. Mulai tahap ini sampai lahir, embrio disebut fetus (janin).
  9. Setelah mencapai usia kehamilan kira-kira sembilan bulan sepuluh hari, bayi siap dilahirkan.
Jika ovum yang sudah masak tidak dibuahi oleh sperma, jaringan penyusun dinding rahim yang telah menebal dan mengandung banyak pembuluh darah akan rusak dan luruh/runtuh. Bersama-sama dengan ovum yang tidak dibuahi, jaringan tersebut dikeluarkan dari tubuh lewat vagina dalam proses yang disebut menstruasi (haid).

TANDA-TANDA KEHAMILAN

 
Tanda-tanda kehamilan. Setiap pasangan suami istri, terkadang memperoleh kehamilan secara tanpa disadari, namun banyak juga dari sebagian pasangan membutuhkan tenaga ekstra untuk mengetahui awal mula kehamilan. Nah tahukah anda tentang dasar kehamilan atau awal mula kehamilan?. Berikut ini [db] sedikit berbagi ilmu pengetahuan tentang kehamilan, menghitung masa subur, dan memaksimalkan masa ovalium serta mengetahui tanda-tanda awal kehamilan.
DASAR KEHAMILAN
Kehamilan disebabkan oleh beberapa rangkaian kejadian.
Setiap bulan, hormon dari kelenjar dibawah otak merangsang indung telur untuk melepaskan sel telur (ovulasi). Kejadian ini biasanya terjadi sekitar hari ke 14 pada siklus haid, namun hal tersebut tidaklah selalu sama dari satu wanita dengan wanita lain ataupun dari suatu bulan ke bulan berikutnya.
Pada saat sel telur tersebut dikeluarkan dari indung telur, sel telur tersebut akan bergerak melalui “fallopian tube” (saluran/pembuluh telur ke kandungan rahim). Jika anda ingin hamil, ini adalah saat yang sangat tepat untuk berhubungan. Dalam waktu sekitar 24 jam, sel telur tersebut harus bertemu dengan sperma. Oleh karena sperma dapat bertahan di dalam saluran reproduksi wanita sekitar 2-3 hari, alangkah baiknya apabila hubungan dilakukan secara teratur beberapa hari sebelum dan hingga ovulasi.
Apabila sel telur bertemu dengan sperma (fertilisasi), sel telur tersebut akan bergerak menuju rahim sekitar 2-4 hari kemudian. Kemudian sel telur akan menempel pada dinding rahim. Pada saat inilah anda dapat dibilang hamil. Haid akan berhenti pada saat janin mulai tumbuh.
Apabila sel telur tidak bertemu dengan sperma maka sel telur tersebut akan rusak dan anda akan mengalami haid seperti biasanya.
PENGERTIAN MASA SUBUR
Penggunaan kalender
Gunakan kalender untuk menandai awal mula masa haid setiap bulannya. Pada saat mulai haid, lingkari tanggal tersebut. Teruskan menandai hingga paling sedikit 7-8 bulan. Kemudian hitung jumlah siklus masa haid anda.
Apabila anda mempunyai siklus 28 hari yang teratur, maka kemungkinan besar ovulasi akan terjadi pada hari ke 14 setelah hari pertama menstruasi terakhir. Apabila siklus haid anda tidak teratur maka perhatikan catatan siklus masa haid pada bulan-bulan sebelumnya, temukan siklus terpendek dan kurangi dengan 18 dari total jumlah hari.
Sebagai contoh, apabila siklus terpendek adalah 26 hari, kurangi 18 dari 26, sehingga menghasilkan 8 hari . Bermula dari awal mula masa haid, tambahkan 8 hari dan tandai “O” (Ovulasi) pada tanggal tersebut. Hari tersebut adalah hari dimana anda mempunyai kemungkinan besar dalam masa ovulasi.
Pros: Perhitungan kalender sangat mudah dilakukan dan tidak perlu biaya sedikit pun.
Cons: Banyak hal dapat mempengaruhi masa ovulasi seperti: penyakit, stress dan olah raga. Menghitung hari dengan kalender menjadi kurang akurat , terutama pada wanita yang tidak mempunyai masa haid yang teratur
Perhatikan perubahan cairan dari mulut rahim
Pada saat sebelum ovulasi, akan terjadi peningkatan pengeluaran cairan yang jernih dan licin pada vagina. Cairan ini biasanya menyerupai putih telur. Setelah masa ovulasi, ketika kemungkinan untuk hamil semakin susah, cairan tersebut akan berubah menjadi suram dan lengket atau hilang sama sekali.
Pros: Perubahan pada cairan mulut rahim sering kali dapat menjadi acuan masa ovulasi yang akan datang. Yang diperlukan hanyalah pengamatan sederhana pada daerah vagina.
Cons: Menentukan rupa dan warna cairan adalah hal yang subyektif.
Pengukuran suhu badan
Pengukuran suhu harus dilakukan pada saat tubuh dalam kondisi istirahat. Ovulasi dapat menyebabkan kenaikan suhu sekitar 0.5 dan 1 derajat celsius.
Anda berada dalam puncak masa ovulasi pada dua atau tiga hari sebelum kenaikan suhu badan. Anda boleh menganggap bahwa masa ovulasi telah terjadi ketika kenaikan suhu tubuh telah berlangsung selama 3 hari atau lebih.
Gunakan termometer mulut untuk mengukur suhu tubuh anda atau termometer digital atau termometer yang khusus dibuat untuk mengukur suhu tubuh. Ukur suhu tubuh anda setiap pagi pada saat bangun tidur. Gambar/tandai suhu tubuh anda pada kertas graph setiap harinya dan lihat apakah membentuk suatu pola.
Pros: Cara yang sederhana. Biaya yang perlu anda keluarkan hanya sebuah termometer. Sering kali cara ini sangat membantu dalam penentuan ketika anda telah mengalami ovulasi dan lihat apakah waktu ovulasi terjadi pada saat yang sama setiap bulannya.
Cons: Perubahan suhu mungkin tidak terlalu tajam dan perubahan tersebut terjadinya terlambat yaitu setelah masa ovulasi. Pengukuran suhu tubuh setiap pagi pada waktu yang sama sangat merepotkan terutama apabila waktu tidur anda tidak teratur.
Penggunaan alat tes ovulasi
Alat tes ovulasi dapat menditeksi peningkatan hormon yang biasanya terjadi sebelum masa ovulasi pada air seni anda. Untuk mendapatkan hasil yang akurat, ikuti petunjuk pemakaian mengenai produk tes ovulasi.
Pros: Alat tes ovulasi dapat menentukan kemungkinan terbesar anda mengalami masa ovulasi, mudah digunakan dan praktis. Alat tes ovulasi juga dapat di beli di apotek/toko obat tanpa resep dokter.
Cons: Alat tes ovulasi tidak menguji apakah anda sedang dalam masa ovulasi namun hanya menguji peningkatan hormon yang terjadi sebelum masa ovulasi. Kadang sel telur gagal dikeluarkan setelah terjadi peningkatan hormon tersebut.
MEMAKSIMALKAN MASA OVULASI
Pada saat anda berusaha untuk hamil, pertimbangkan beberapa hal yang dianjurkan dan tidak dianjurkan untuk dilakukan.
Dianjurkan:
• Berhubungan suami istri secara teratur. Apabila anda secara teratur melakukan hubungan intim dua atau tiga kali seminggu, kemungkinan anda berhubungan pada saat ovulasi menjadi lebih tinggi.
• Berhubungan suami istri setiap hari ketika mendekati masa ovulasi. Hubungan intim setiap hari ketika mendekati masa ovulasi akan menambah kemungkinan untuk hamil. Meskipun konsentrasi sperma akan menurun setiap kali berhubungan, penurunan tersebut tidak akan menjadi masalah untuk pria sehat
• Menerapkan pola hidup sehat. Menjaga berat badan, olah raga secara teratur, mengkonsumsi makanan sehat dan mengontrol tingkat stress. Pola hidup yang sehat akan memberikan manfaat untuk anda dan bayi anda pada saat kehamilan.
• Lakukan perencanaan awal kehamilan. Dokter kandungan anda dapat menilai keseluruhan kesehatan anda dan membantu anda dalam melakukan pola hidup sehat agar anda memperoleh kehamilan yang sehat. Perencanaan awal kehamilan sangatlah penting apabila pasangan anda mempunyai masalah dengan kesehatannya.
• Mengkonsumsi vitamin. Asam folat (vitamin B9) memainkan peranan penting pada pertumbuhan sang bayi. Mengkonsumsi vitamin-vitamin atau asam folat sejak satu bulan sebelum kehamilan hingga trimester pertama dapat mengurangi kemungkinan resiko gangguan pertumbuhan bumbung syaraf (neural tube defects) yang manifetasinya dapat berupa anencefal (tidak ada otak/batok kepala), spina bifida (tulang punggung belah/terbuka) atau meningokel (menonjolnya selaput otak). Cacat bawaan lain yang dapat dicegah adalah bibir sumbing, kelainan jantung, dan down sindrome.
Tidak Dianjurkan:
• Merokok. Tembakau mengubah cairan atau lendir dinding vagina, dimana akan mempersulit sperma menjangkau sel telur. Merokok juga menambah kemungkinan keguguran dan mengurangi ketersediaan oksigen dan nutrisi dari bayi anda. Apabila anda merokok, konsultasi dengan dokter kandungan anda mengenai cara untuk berhenti merokok sebelum kehamilan.
• Mengkonsumi minuman beralkohol. Apabila anda mengkonsumsi minuman beralkohol setiap hari maka Anda berisiko melahirkan bayi dengan keterbelakangan mental, kelainan sistem saraf pusat, atau keguguran. Minum alkohol sesekali pun dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran bayi dengan berat badan yang rendah. Jadi, hindari bir, wine, dan minuman beralkohol lainnya. Hindarilah minuman beralkohol untuk anda maupun pasangan anda.
• Menkonsumi obat yang belum disetujui dokter kandungan. Obat tertentu, bahkan obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter dapat menyebabkan kesulitan untuk hamil dan juga berbahaya apabila anda hamil.
Kapan dianjurkan untuk bertemu dokter kandungan
Dengan berhubungan suami istri tanpa alat kontrasepsi, sebagian besar pasangan sehat akan mengandung dalam waktu enam bulan menikah. Sembilan puluh persen pasangan sehat mengandung dalam waktu satu tahun. Sisanya butuh waktu yang lebih lama.
Apabila usia anda berada pada awal 30-an dan lebih muda, anda dan pasangan anda mempunyai kesehatan yang baik, coba dahulu tanpa bantuan dokter selama 1 tahun. Anda boleh mencari bantuan apabila umur anda lebih dari 35 tahun, masa siklus haid anda lebih dari 35 hari, atau anda dan pasangan anda mempunyai masalah kesuburan. (sumber : sensitif.info)
TANDA-TANDA AWAL KEHAMILAN
1. Payudara membengkak dan empuk
Salah satu tanda kehamilan adalah payudara menjadi sensitif dan sedikit terasa sakit akibat meningkatnya kadar hormon. Rasa sakit yang dialami biasanya lebih sakit dibandingkan saat mengalami menstruasi. Ketidaknyaman ini akan berkurang secara signifikan setelah trimester pertama karena tubuh sudah bisa menyesuaikan diri dengan perubahan hormon.
2. Cepat merasa lelah
Orang yang hamil di trimester pertama seringkali merasa lelah secara tiba-tiba, mungkin diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron secara cepat. Tapi perempuan hamil akan merasa lebih energik setelah mencapai trimester kedua.
3. Ada sedikit pendarahan
Beberapa perempuan mengalami sedikit pendarahan di vagina sekitar 11-12 hari setelah berhubungan. Pendarahan ini disebabkan oleh sel telur yang dibuahi memasuki lapisan rahim. Pendarahan yang terjadi sangat ringan seperti muncul sebagai bercak darah, merah muda atau hanya bercak noda berwarna coklat kemerahan.
4. Mengalami mual dan muntah
mual dan muntahPerempuan yang mengalami mual dan muntah di pagi hari biasanya dialami setelah 1 bulan melakukan hubungan suami istri. Tapi bagi perempuan yang hamil rasa mual dan muntah ini tidak hanya terjadi di pagi hari tapi juga masalah di siang dan malam hari.
5. Meningkatnya kepekaan terhadap bau-bauan
Terkadang perempuan hamil merasa jijik dengan bau tertentu seperti kopi, parfum atau bau makanan yang sebelumnya sangat disenangi oleh perempuan tersebut. Reaksi ini dapat memicu refleks muntah.
6. Perut kembung
Perubahan hormon yang terjadi saat awal kehamilan dapat membuat perut seseorang terasa kembung, mirip seperti saat perempuan sebelum periode menstruasinya datang.
7. Sering buang air kecil
Perempuan hamil sering buang air kecil sepanjang waktu, karena jumlah darah dan cairan selama hamil meningkat sehingga mengakibatkan adanya cairan tambahan yang diproses oleh ginjal dan kandung kemih.
8. Telatnya jadwal menstruasi
Jika periode menstruasinya teratur, maka seseorang akan melakukan tes kehamilan sebelum tanda yang lain muncul. Tapi jika periodenya tidak teratur, maka salah satu gejala di atas bisa menjadi petunjuk bahwa Anda akan telat mendapatkan periode menstruasi.
9. Suhu basal tubuh tetap tinggi
Suhu basal tubuh adalah suhu yang diukur pada pagi hari saat masih di tempat tidur dan belum melakukan kegiatan apapun. Untuk mengukurnya bisa menggunakan termometer yang diletakkan di bawah lidah. Jika suhu basal tubuh tetap tinggi selama 18 hari berturut-turut ada kemungkinan Anda hamil.
10. Menggunakan tes kehamilan
Salah satu tanda kehamilan yang bisa dibilang akurat adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan. Penggunaan alat tes kehamilan paling baik sekitar 1 minggu setelah telat mendapatkan menstruasi. Jika tanda-tanda diatas tetap ada tapi hasilnya negatif, cobalah untuk mengulanginya lagi beberapa hari kemudian. (Sumber: awalmula.com)
 

KEHAMILAN

Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida 1. Seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0.
Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa risiko tertinggi keguguran (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan ke-2 perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ke-3 menandakan awal 'viabilitas', yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan.
Karena kemungkinan viabilitas janin yang telah berkembang, definisi budaya dan legal dari hidup seringkali menganggap janin dalam triwulan ke-3 adalah sebuah pribadi. Kehamilan manusia terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan manusia di dalamnya disebut embrio (minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida 1: seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida 0.
Dalam banyak masyarakat definisi medis dan legal kehamilan manusia dibagi menjadi tiga periode triwulan, sebagai cara memudahkan tahap berbeda dari perkembangan janin. Triwulan pertama membawa risiko tertinggi keguguran (kematian alami embrio atau janin), sedangkan pada masa triwulan ke-2 perkembangan janin dapat dimonitor dan didiagnosa. Triwulan ke-3 menandakan awal 'viabilitas', yang berarti janin dapat tetap hidup bila terjadi kelahiran awal alami atau kelahiran dipaksakan.
Karena kemungkinan viabilitas janin yang telah berkembang, definisi budaya dan legal dari hidup seringkali menganggap janin dalam triwulan ke-3 adalah sebuah pribadi hidup yang baru.

Masa Kehamilan

Triwulan I

Minggu Ke-1
  • Calon Ibu
Idealnya calon ibu berada dalam kondisi sehat optimal. Kebiasaan seperti merokok, minum beralkohol dan obat-obatan yang tidak perlu sudah seharusnya dihentikan pada masa ini. Suhu tubuh basal akan sedikit meningkat pada masa ovulasi dan berkisar antara 36,6 C dan berangsur - angsur akan meningkat. Konsultasi genetik bisa dilakukan dengan dokter kandungan untuk mengetahui apakah adanya riwayat penyakit menurun dalam keluarga seperti hemofili, fibrosis kistik atau berbeda tipe golongan darah Rhesus.
Minggu Ke-2
  • Calon Ibu
Masa fertilisasi atau pembuahan dimana berjuta-juta sperma pasangan akan masuk ke vagina dan mencapai tuba falopi. Beberapa ratus sperma akan menuju sel telur sambil mengeluarkan enzim yang membuat salah satu sperma berhasil menembus lapisan pelindung sel telur yang matang. Pada saat ini terjadi perubahan kimiawi yang mencegah sperma lain memasuki sel telur. Tubuh sperma yang berhasil masuk sel telur akan terurai dan inti sel yang membawa kode genetik akan menyatu dengan kode genetik sel telur yang telah dibuahi.
  • Janin Bayi
Jenis kelamin bayi pada masa ini ditentukan oleh 46 kromosom yang menyusun karakteristik genetik-nya. Sel sperma dan sel telur membawa kode genetiknya masing-masing. Sel telur hanya memiliki kromosom X, namun sel sperma membawa kromosom X atau Y. Bila sperma yang membuahi sel telur membawa kromosom X maka akan membentuk seorang bayi perempuan. Lain halnya bila yang membuahi sel telur adalah sel sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi laki-laki-lah yang akan terbentuk. Pada hal ini, calon ayah-lah yang sebenarnya menentukan jenis kelamin bayi.
Sel telur yang telah dibuahi akan mebelah dua menjadi 2 sel, kemudian 4 sel dan kemudian terus membelah sambil bergerak meninggalkan tuba falopi menuju rahim. Saat ini, dengan perkiraan kasar terdapat 30 sel hasil pembelahan. Kumpulan sel tersebut dinamakan morula, dari bahasa Latin yang berarti anggur.
Minggu Ke-3
  • Calon Ibu
Kira-kira 7 hari setelah fertilisasi, morula akan tertanam di lapisan dalam rahim (endometrium). Secara formal hal ini dapat dikatakan sebagai suatu kehamilan. Kelompok sel tersebut akan semakin matang dan menjadi blastokista, substansi yang akan men-stimulasi terjadinya perubahan dalam tubuh calon ibu termasuk terhentinya siklus menstruasi.
  • Janin Bayi
Selama minggu-minggu awal kehamilan, bayi akan berkembang pesat. Setiap hari pasti akan terjadi perubahan besar. Hanya dalam waktu 7 hari, sebuah sel akan menjadi suatu kelompok berisi ratusan sel. Walau secara kasat mata bahkan dengan bantuan mikroskop tetap sulit dilihat, sel-sel ini telah mengatur dirinya sendiri dengan benar. Sebagian membentuk embrio, sedangkan yang lain menjadi struktur penyokong yang memberi nutrisi kepada embrio. Bagaimana hal ini terjadi masih menjadi misteri bagi para ahli.
Minggu Ke-4
  • Calon Ibu
Meskipun kehamilan bisa diketahui sendiri, namun tes darah yang mampu membuktikan kehamilan secara akurat, terutama pada minggu-minggu ini. Hal ini disebabkan adanya blastokista yang akan mengeluarkan sejumlah hormon kehamilan (Human Chorionic Gonadotrophin / hCG). Hormon ini dapat terdeteksi dalam darah. Urin juga dapat digunakan untuk men-tes hormon ini, namun hasilnya tidak seakurat tes darah.
  • Janin Bayi
Pada minggu ini blastokista yang tadinya berbentuk seperti bola mulai berubah menjadi sebuah embrio. Embrio ini dibedakan menjadi 3 jenis lapisan yang nantinya membentuk 3 jenis jaringan, yaitu:
  1. Endoderm: lapisan terdalam yang akan membentuk paru-paru, hati, sistem pencernaan dan pankreas
  2. Mesoderm: lapisan tengah yang akan membentuk tulang, otot, ginjal, pembuluh darah dan jantung
  3. Ektoderm: lapisan terluar yang akan membentuk kulit, rambut, lensa mata, email gigi dan sistem saraf
Keseluruhan sel dalam setiap jaringan akan bergerak mengelilingi untuk menuju tempat masing-masing dan bentuk bakal kepala embrio akan meruncing seperti tetesan air mata.
Minggu Ke-5
  • Calon Ibu
Tanda utama kehamilan adalah tidak menstruasi sekitar 2-3 minggu setelah konsepsi. Namun ketiadaan menstruasi (amenore) ini bisa juga disebabkan oleh hal-hal lain. Untuk memastikan perlu dilakukan tes urin sehingga dokter dapat menaksir perkiraan hari persalinan dihitung semenjak hari pertama siklus menstruasi terakhir.
Selain tidak menstruasi (amenore) terdapat tanda-tanda awal lainnya yang juga perlu diperhatikan, misalnya mual muntah atau biasa disebut morning sickness, perubahan selera makan, perubahan pada payudara, dan kelelahan.
Kehamilan biasanya terbagi dalam periode, yang dikenal sebagai triwulan, yaitu:
  1. Triwulan I : berlangsung hingga minggu kehamilan ke-13. Pada masa ini terjadi perkembangan janin yang cepat. Pada masa ini risiko keguguran juga termasuk tinggi.
  2. Triwulan II : berlangsung dari minggu ke-14 hingga minggu kehamilan ke-27
  3. Triwulan II : berlangsung dari minggu ke-28 hingga masa kelahiran
  • Janin Bayi
Pada saat ini janin dalam rahim sang ibu telah memiliki bentuk yang lebih jelas. Janin telah memiliki bagian atas bawah, kanan kiri, serta depan belakang. Di daerah punggung terdapat suatu celah melengkung yang akan membentuk struktur seperti tabung silinder yang disebut neural tube (tabung saraf). Dalam perkembangannya, pada tabung ini akan terbentuk sumsum tulang belakang dan otak. Bagian atas dari tabung tersebut akan meluas dan mendatar untuk mebentuk otak depan. Selain itu di bagian pusat janin akan terbentuk suatu tonjolan yang merupakan bakal jantung. Tonjolan tersebut akan dialiri oleh pembulu darah rudimenter (pembuluh darah yang belum sempurna).
Minggu Ke-6
  • Calon Ibu
Pada saat ini banyak wanita yang menghubungkan kehamilan dengan timbulnya keluhan, khususnya nausea (pusing dan mual). Biasanya para ibu saat ini merasa lebih mudah tersinggung dan lelah daripada sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya peningkatan hormon progesteron. Biasanya isitrahat yang cukup akan membantu proses relaksasi dalam neghadapi hal-hal tersebut.
  • Janin Bayi
Tabung saraf di sepanjang tulang belakang telah menutup. Di salah satu ujungnya telah terbentuk bakal otak yang akan mengisi tulang tengkorak. Sementara itu terdapat 2 buah piringan pigmen kecil yang membentuk struktur seperti mangkuk di kedua sisi kepalanya. Bagian ini disebut vesikel optikus yang merupakan bakal mata.
Walaupun jantung bayi pada awalnya hanya berupa tabung kecil, namun pada tahap ini bakal jantung telah berdenyut dan tidak akan pernah berhenti hingga akhir hidup. Bakal kaki dan tangan juga mulai terlihat, demikian pula tulang ekor akan makin terlihat jelas di tahap ini.
Minggu Ke-7
  • Calon Ibu
Lima minggu setelah konsepsi, dinding rahim melunak sehingga mempermudah penanaman blastosit. Pada saat ini serviks (mulu tahim mulai melunak. Perubahan yang terjadi di organ dalam lain adalah penebalan lendir serviksyang akan menggumpal membentuk sumbat (plug) dalam saluran mulut rahim. Nantinya lendir ini akan dikeluarkan sesaat sebelum proses persalinan, yaitu saat serviks mulai membuka (hal ini disebut show).
  • Janin Bayi
Di minggu ini terjadi perubahan pada tubuh, wajah, dan kaki bayi. Saluran pencernaan janin mulai terbentuk dan usus depan telah terlihat. Bentuk tulang ekor juga jelas terlihat namun akan menghilang di minggu ke-10 atau 11. Paru-paru juga mulai berkembang sementara itu tali pusat akan berkembang setelah plasenta dewasa. Selain itu telah terbentuk pula bakal wajah, sedikit pigmentasi pada iris mata dan lubang pada mulutnya. Seminggu setelah pembentukan bakal kaki, maka bakal lengan justru telah dapat dibedakan menjadi segmen tangan dan bahu.
Minggu Ke-8
  • Calon Ibu
Walauoun rahim mulai membesar, perubahan ini biasanya belum terlihat dari luar. Yang lebih dahulu mendeteksi perubahan ini secara umum adalah dokter. Dokter akan meraba pembesaran saat melakukan pemerikasaan panggul. Biasanya ukuran baju sang ibu mulai membesar karena pinggang terasa mulai adanya pengetatan akibat membesarnya janin yang tumbuh.
  • Janin Bayi
Pada ujung-ujung tubuh yang sedang berkembang, mulai terbentuk bakal jari tangan dan kaki, sedangkan bakal lengan akan sedikit fleksi (membengkok) pada bagian pergelangan dan siku. Pada bagian sisi lehernya nampak bakal telinga luar yang mulai tumbuh, begitu pula halnya bakal bibir atas dan ujung hidung pada wajahnya. Bakal mata janin masih saling berjauhan satu sama lain, namun bakal kelopak mata mulai terbentuk mengitarinya. Dalam tubuh janin, usus halus tampak panjang sekali sehingga rongga perut tidak mampu menampung. Beberapa akan menonjol ke tali pusat janin yang disebut hernia (penonjolan) fisiologik.
Minggu Ke-9
  • Calon Ibu
Pada saat in hormon kehamilan hCG sedang berada di posisi puncak sehingga sang ibu akan mengalami beberapa perubahan. Kulit wajah sang ibu akan terasa lebih halus dan kencang walau mungkin akan sedikit berjerawat pula. Rambut sang ibu akan terasa lebih kering dan payudara terlihat sedikit mengencang, kadang-kadang padat, atau sedikit nyeri bila ditekan. Pada saat ini pula cairan keluar dari vagina dalam jumlah bervariasi.
  • Janin Bayi
Punggung bayi saat ini akan sedikit menegak dan tulang ekornya akan sedikit memendek. Proporsi kepala masih lebih besar dari anggota tubuh lainnya dan bagian kepala masih menekuk ke arah dada. Kedua mata bayi telah berkembang dengan baik namun masih ditutupi oleh membran kelopak. Selain itu bayi sudah dapat melakukan gerakan-gerakan kecil setelah otot-ototnya mulai berkembang dan perubahan ini dapat dilihat melalui USG. Anggota badan lainnya juga muali berkembang, seperti perkembangan lengan dan jari tangan lebih cepat daripada tungkai dan jari kaki. Pada tahap ini, telapak tangan janin telah memiliki batas jari tangan yang jelas. Kelima jari tangan tampak terpisah satu sama lain.